Jumat, 11 Desember 2015

SKRIPSIKU BERTEMAKAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM by EL-tarim


bisakah aku meneliti tentang agama islam, sedangkan aku tidak memiliki pengetahuan tentang islam
bisakah aku meneliti tentang sifat terpuji, sedangkan aku tidak memiliki sifat terpuji
bisakah aku meneliti tentang kemampuan guru, padahal aku tidak memiliki kemampuan seperti itu
bisakah aku meneliti tentang pemikiran tokoh pendidikan, sedangkan aku malas berpikir tentang pendidikan
bisakah aku berdebat dengan dosen yang telah melahap ribuan buku, sedangkan aku, hanya mengunyah selembar buku
bisakah aku menyusun skripsi, sedangkan cara mengetik aku tak tahu.

Rabu, 09 Desember 2015

Hape Jadul


Sekitar tahun 2005 silam, saya memiliki HP pertama dengan tipe nokia 3315, mungkin pada zaman sekarang bisa dibilang HP seperti itu sudah pantas menjadi penduduk museum.
Fitur yang diberikan hanya untuk menelpon dan sms (short message service) berbeda dengan hp zaman sekarang dengan fitur yang canggih sehingga fungsinya bukan hanya telpon dan sms namun juga bisa sebagai kamera, berinternet bahkan bisa untuk menonton tv.
Menelpon dan sms erat kaitannya dengan berbicara dan menulis. Ada orang yang hebat berbicara, hebat berorasi sehingga kata-katanya itu mampu memukau banyak orang. Ada juga orang yang memiliki kemampuan menulis yang baik, mampu menghipnotis orang dengan tulisannya sehingga pembaca seolah merasa berimajinasi berjalan-jalan kedunia baru.
Berbicara atau pun menulis merupakan prilaku yang berhubungan dengan sosial. Berinteraksi dengan orang lain. Oleh karena itu perlu tatakrama dalam penggunaannya. Ketika berbicara hendaklah dengan sopan, bayangkan jika ada orang yang berbicara dengan anda secara kasar. Tentu anda merasa gusar dan tidak enak. Namun jika ada orang yang berbicara dengan anda dengan sopan dan lembut laksana rayuan maut seorang laki-laki dengan wanita idamannya. Tentu anda akan merasa senang. Bapak Mario Teguh pernah menulis dalam memenya yang berbunyi “Janganlah melakukan sesuatu yang anda tidak ingin perbuatan itu dilakukan kepada anda”.
Sekarang ini pengguna sosial media menjamur dimana-mana bagaikan butiran pasir di sahara. Mereka dengan mudahnya menulis kegundahan dan suasana hati di beranda rumah alam maya. Sehingga tidak jarang dibaca banyak orang, ada yang menanggapi, ada yang peduli bahkan ada yang cuek.
Menulis juga perlu disisipi dengan tatakrama dan sopan santun, tahun 2014 yang lalu di media diberitakan bahwa ada orang dengan sebab tulisannya masuk penjara karena menghina orang lain, menghina agama atau mengancam kejahatan, dan ada juga orang dengan sebab tulisannya bisa menjadi kaya raya seperti membuat karya tulis ilmiah, menulis buku, atau menulis testimoni produk di situs onlineshop.
Oleh karena itu Siapapun anda, jika memiliki kemampuan berbicara atau menulis atau bahkan kedua, maka gunakanlah dengan bijak, buatlah hal-hal yang positif, buatlah kemampuan anda, kekuatan anda untuk merubah orang lain menjadi baik, karena tidak semua orang memiliki kemampuan seperti anda.